Sabtu, 03 Desember 2016

DIBALIK SERUAN PAHLAWAN

DIBALIK SERUAN PAHLAWAN
Oleh Zshara Aurora



Kabut,
Dalam kenangan pergolakan bumi pertiwi
Mendung,
Pertandakah hujan deras
Membanjiri asa yang haus kemerdekaan
Dia dan semua yang ada menunggu keputusan sakral

Serbu.... Merdeka atau mati.. Allahu Akbar
Titahmu terdengar kian merasuk dalam jiwa
Dalam serbuan bambu runcing menyatu
Kau teruskan bunyi-bunyi ayat suci
Kau teriakan semangat juang demi negeri
Kau relakan terkasih menahan terpaan belati
Untuk ibu pertiwi..

Kini kau lihat,
Merah hitam tanah kelahiranmu
Pertumpahan darah para penjajah keji
Gemelutmu tak kunjung sia
Lindungan-Nya selalu dihatimu
Untuk kemerdekaan Indonesia abadi..

Dibalik Koyakan Kesendirian

Puisi 

Dibalik Koyakan Kesendirian

Jika Pagi ini, matahari tak mau memancarkan sinarnya
Izinkan aku untuk memperkosa cahayamu
Jikapagi ini, burung-burung tak berkicau
Izinkan aku memperkosa retorika yang kau alunkan
Jika pagi ini, hatiku masih hampa
Izinkan aku memperkosa makna-makna cintamu
Bukan karena aku jalang, tapi karna hidungku tak lagi bisa mengendus kasih yang kau sematkan
Pada dinding saljuku
Cibeber, 11 September 2016
Regita Valentina